Harga Emas Naik di Tengah Ketidakpastian Perjanjian Dagang AS-China
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia naik pada Rabu pagi (11/6/2025). Kenaikan itu terjadi di tengah ketidakpastian seputar finalisasi perjanjian dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China mendorong aksi beli aset safe haven.
Dikutip dari Reuters, investor juga menanti data inflasi AS yang akan menjadi penentu arah pasar selanjutnya.
Harga emas hari ini terlihat naik 0,5% menjadi US$ 3.340,1 per ons pada saat berita ini ditulis. Sementara kontrak berjangka emas AS juga naik 0,2% ke level US$ 3.349,80 per ons.
Kabar terbaru dari London menyebutkan, pejabat AS dan China telah menyepakati kerangka kerja untuk mengembalikan gencatan dagang dan menyelesaikan persoalan pembatasan ekspor China terhadap mineral tanah jarang dan magnet. Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, setelah dua hari negosiasi intensif.
Namun, Lutnick menambahkan, kerangka kerja tersebut masih menunggu persetujuan resmi dari Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.
"Selama Trump atau Xi belum memberikan lampu hijau, ketidakpastian tetap membayangi, dan ini mendukung harga emas menjelang rilis data inflasi," kata analis senior di City Index Matt Simpson.
Sebelumnya, AS dan China saling memberlakukan tarif balasan sejak April, yang memicu perang dagang. Meski pada pertemuan di Jenewa bulan lalu kedua negara sepakat untuk menurunkan tarif dari level tiga digit, pasar masih diliputi keraguan.
Laporan Bank Dunia
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






