Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Disebut Bisa Tembus Segini

Penulis : Indah Handayani
12 Jun 2025 | 13:01 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas. (Foto: AP/ Mike Groll)
ilustrasi harga emas. (Foto: AP/ Mike Groll)

JAKARTA, investor.id — Harga emas dunia kembali menguat pada Kamis siang (12/6/2025). Setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan. Hal itu akan mendorong harga emas berpeluang menembus level psikologis US$ 3.400 per troy ons dalam waktu dekat.

Harga emas hari ini terlihat meningkat 0,58% menjadi US$ 3.374,4 pada saat berita ini ditulis.

Research and Development ICDX menjelaskan, harga emas terus melaju ini didorong oleh laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Mei yang hanya naik 0,1%, lebih rendah dari proyeksi 0,2%. Secara tahunan, inflasi berada di level 2,4%, juga di bawah estimasi pasar sebesar 2,5%.

ADVERTISEMENT

"Data inflasi yang jinak menjadi sinyal positif bagi emas. Pasar kini mulai berspekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan September mendatang," tulis Research and Development ICDX dalam risetnya, Kamis (12/6/2025).

Menurut CME FedWatch, peluang pemangkasan suku bunga The Fed mencapai 68%, meningkat tajam dibanding pekan sebelumnya. Prospek pelonggaran moneter ini membuat imbal hasil obligasi AS dan nilai tukar dolar melemah, dua faktor yang mendukung penguatan logam mulia.

Ketegangan Geopolitik Timur Tengah

Selain faktor moneter, Research and Development ICDX menambahkan, ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut menopang minat pasar terhadap aset safe haven seperti emas. Pemerintah AS dikabarkan sedang mempersiapkan evakuasi staf diplomatik di Irak. Langkah tersebut diambil menjelang perundingan nuklir putaran keenam dengan Iran di Oman pada akhir pekan ini.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dagang strategis dengan China, termasuk pencabutan pembatasan mahasiswa dan impor mineral tanah jarang. “Meski sedikit meredakan ketegangan, pasar tetap fokus pada risiko global yang belum sepenuhnya mereda,” tambah Research and Development ICDX.

Secara teknikal, Research and Development ICDX menjabarkan, harga emas kini menguji level resistance di kisaran US$ 3.372 hingga US$ 3.388 per troy ons. “Jika level ini berhasil ditembus, harga emas bisa melaju menuju target jangka menengah di area US$ 3.433,” tutup Research and Development ICDX.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia