Kamis, 14 Mei 2026

Harga Minyak Terbang Tinggi Akibat Serangan Balasan Israel dan Iran

Penulis : Indah Handayani
14 Jun 2025 | 05:30 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga minyak
ilustrasi harga minyak

Presiden AS Donald Trump turut angkat suara dan mendesak Iran agar segera menyepakati perjanjian nuklir guna mencegah serangan berikutnya yang disebutnya akan lebih brutal.

Hingga kini, fasilitas energi utama Iran seperti Pulau Kharg, yang mengelola 90% ekspor minyak negara itu, masih aman dari serangan. Namun, analis memperingatkan bahwa jika eskalasi berlanjut, infrastruktur minyak bisa menjadi target balasan.

“Jika salah satu pihak menyerang infrastruktur minyak, bisa jadi pihak lain membalas dengan logika ‘energi-dibalas-energi’,” kata Kepala Riset Komoditas Societe Generale Ben Hoff.

ADVERTISEMENT

Analis JPMorgan menekankan, Iran berisiko besar jika mencoba memblokade Selat Hormuz, jalur vital bagi ekspor minyak. “Ekonomi Iran sangat tergantung pada kelancaran jalur laut ini. Tindakan itu bisa merusak hubungan Iran dengan satu-satunya pelanggan utama minyaknya, yaitu China,” ujar analis tersebut.

Selain harga minyak, ketegangan ini juga mengguncang pasar global. Bursa saham ambruk, sementara investor beralih ke aset aman seperti emas, dolar AS, dan franc Swiss.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia