Harga Emas Naik, Ketegangan Israel dan Iran Kian Membara
Christian memprediksi, harga emas dan perak masih akan tetap kuat, bahkan berpotensi naik lebih tinggi selama ketegangan politik dan ekonomi terus berlangsung. “Target kami, harga emas bisa menyentuh US$ 3.500 per ons dalam beberapa bulan ke depan,” tambah Christian.
Sebagai catatan, harga emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada 22 April 2025 di level US$ 3.500,05 per ons troi.
Baca Juga:
Harga Emas Ujung-ujungnya Bakal SeginiDari sisi makroekonomi, pelaku pasar juga menantikan rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) dari AS yang dijadwalkan keluar akhir pekan ini. Data ini menjadi acuan utama inflasi bagi The Fed.
Pekan lalu, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25%-4,50%, namun memberi sinyal kemungkinan penurunan suku bunga pada paruh kedua tahun ini. Lingkungan suku bunga rendah biasanya menjadi katalis positif bagi emas, yang tidak memberikan imbal hasil.
Selain emas, harga logam mulia lainnya juga turut menguat. Harga perak naik 0,7% ke US$ 36,22 per ons, platinum melonjak 1,5% ke US$ 1.284,08 per ons, dan palladium melesat 2,5% ke US$ 1.070,47 per ons yang merupakan level tertingginya sejak 11 Juni lalu
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






