Jumat, 15 Mei 2026

HRTA Suplai Emas ke BSI (BRIS), Target Harga Saham Tinggi

Penulis : Muawwan Daelami
8 Jul 2025 | 10:05 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas
Sumber; Hartadinata Abadi (HRTA)
Ilustrasi emas Sumber; Hartadinata Abadi (HRTA)

JAKARTA, investor.id – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) resmi menjadi penyuplai emas batangan BSI Gold kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) alias BSI. HRTA melalui cucu usahanya, PT Gadai Cahaya Dana Abadi (GCDA), juga menjadi mitra BSI sebagai penyedia jasa penitipan emas batangan (vaulting).

Perjanjian kerja sama antara HRTA dan BRSI tersebut ditandatangani kedua belah pihak pada Kamis (3/7/2025). Sekretaris Perusahaan Hartadinata Abadi Ong Deny menjelaskan, kerja sama ini mencakup penyediaan emas batangan BSI Gold dan penyediaan jasa penitipan emas batangan (vaulting) yang tersedia dalam berbagai gramasi.

Mulai dari gramasi berukuran 1 gram, 2 gra, 5 gram, 19 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram, 500 gram, sampai 1.000 gram. HRTA dalam kerja sama ini, Ong menambahkan, bertindak sebagai penyedia emas batangan BSI Gold atau penjual. Kemudian, BSI berperan sebagai pembeli dan GCDA sebagai penyedia jasa penitipan emas.

ADVERTISEMENT

“Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mendukung dan mengembangkan kegiatan usaha masing-masing pihak,” jelas Ong dalam keterangan resminya dikutip, Selasa (8/7/2025).

Ong memastikan, HRTA dan BRIS tidak memiliki hubungan afiliasi sehingga kerja sama tersebut tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.

Sementara, HRTA dan GCDA memiliki hubungan afiliasi karena GCDA merupakan anak usaha dari PT Gemilang Hartadinata Abadi (GHA) dengan kepemilikan 99% saham. HRTA sendiri merupakan pengendali GHA dengan kepemilikan 99% saham.

“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk, memperkuat posisi di pasar logam mulia, serta mendorong peningkatan kinerja operasional,” imbuh Ong.

Rekomendasi dan Target Harga Saham HRTA

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia