Terungkap Alasan COIN IPO
Direktur Keuangan COIN, Abraham Nawawi, menjelaskan bahwa dari total dana IPO, sekitar 85% akan dialokasikan untuk mendukung kebutuhan modal kerja CFX dan 15% untuk ICC. Ia menyampaikan bahwa COIN memiliki fundamental keuangan yang kuat, dengan pencapaian margin laba bersih (net profit margin) sebesar 42,32% pada akhir 2024.
“Perseroan optimistis untuk meningkatkan pendapatan pada akhir 2025 melalui pengembangan produk oleh entitas anak, termasuk peluncuran derivatif kripto. Produk ini penting sebagai instrumen lindung nilai di tengah fluktuasi harga aset kripto,” ujar Abraham.
Ia menambahkan bahwa perdagangan derivatif akan terus didorong sepanjang 2025 sebagai strategi mitigasi risiko investor ketika harga aset kripto spot mengalami penurunan.
Baca Juga:
Saham dengan Lompatan TertinggiAde menegaskan, kehadiran COIN sebagai emiten tercatat merupakan langkah penting dalam transformasi industri aset digital Indonesia. Ia berharap keberadaan COIN di pasar modal menjadi contoh konkret penerapan akuntabilitas dan transparansi dalam industri kripto yang selama ini banyak beroperasi secara tertutup.
“Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar, tapi juga pusat transaksi aset kripto regional. Dengan dukungan regulator, infrastruktur pasar modal, dan pengawasan yang kuat, kami percaya ekosistem ini akan berkembang secara berkelanjutan,” pungkas Ade.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


