Wall Street Semringah, Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi
Investment Strategist di Baird Ross Mayfield mengatakan, pasar tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh ancaman tarif ini karena menganggap masih ada ruang untuk negosiasi. “Pasar tampaknya mengabaikan ancaman tarif dan yakin bahwa akan ada ruang untuk kesepakatan,” ujar Mayfield.
Menurut Mayfield, fakta bahwa tenggat tarif diundur ke 1 Agustus, dan kadang-kadang ada komentar bahwa bisa saja diundur lagi. “Itu menunjukkan adanya niat untuk bernegosiasi,” jelasnya.
Mayfield menambahkan, jika pasar benar-benar percaya tarif akan diberlakukan secara ketat, maka indeks tidak akan berada dekat level tertingginya saat ini.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






