Wall Street Menguat Lagi, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street terus melesat pada perdagangan Kamis (10/7/2025). Bahkan, S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) seiring dengan sikap pelaku pasar yang tampak mengabaikan kekhawatiran terkait tarif impor baru dari Presiden Donald Trump.
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 naik 0,27% ke 6.280,46 dan Nasdaq Composite bertambah 0,09% ke 20.630,67, keduanya menutup perdagangan di rekor tertinggi. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik 192 poin (0,43%) ke 44.650,64.
Kenaikan ini terjadi meski ketegangan dagang kembali mencuat setelah Trump mengumumkan tarif 50% untuk impor tembaga yang berlaku mulai 1 Agustus 2025. Ia juga menetapkan tarif 50% untuk produk asal Brasil, sebagai respons atas ‘hubungan dagang yang tidak adil’ dan kasus hukum yang melibatkan mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyatakan, negaranya akan merespons tarif tersebut sesuai dengan hukum resiprositas ekonomi yang berlaku. ETF iShares MSCI Brazil (EWZ) tercatat turun 1,6% pada Kamis.
Sebelum pengumuman resmi tersebut, Trump juga telah mengirim surat ke pemimpin 14 negara lain, termasuk Jepang dan Korea Selatan, yang berisi pengenaan tarif baru mulai 1 Agustus.
Meski ketegangan dagang meningkat, pasar saham AS tetap mampu mencatatkan kinerja positif, pulih dari tekanan besar yang sempat terjadi pada musim semi lalu.
Valuasi Pasar
Kepala Riset dan Strategi Kuantitatif di Horizon Investment Mike Dickson mengatakan, cukup mengejutkan valuasi pasar saat ini lebih tinggi dari awal tahun, padahal banyak ketidakpastian terkait tarif.
“Tapi pasar tampaknya sudah kebal dengan dinamika ini, dan itu bisa dimaklumi,” kata Dickson.
Sementara itu, saham teknologi tetap menjadi penopang utama indeks. Optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI) mendorong saham Nvidia naik hampir 2% pada Rabu (9/7/2025), menjadikannya perusahaan publik pertama dengan valuasi mencapai US$ 4 triliun.
Saham Nvidia kembali naik 0,8% pada Kamis, mempertahankan level tersebut.
Secara mingguan, S&P 500 dan Nasdaq berada di jalur untuk membukukan kenaikan, sedangkan Dow Jones diperkirakan turun tipis 0,4%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






