Harga Emas Naik hampir 1%, Dipicu Tarif Baru Trump
Doshi memperkirakan harga emas selama kuartal III akan bergerak di kisaran US$ 3.100 hingga US$ 3.500 per ons troi.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya berkinerja baik dalam kondisi ketidakpastian ekonomi serta lingkungan suku bunga rendah.
Gubernur The Fed Christopher Waller pada Kamis lalu kembali membuka peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Pelaku pasar kini memproyeksikan pemangkasan suku bunga hingga 50 basis poin hingga akhir tahun.
Harga perak ikut melonjak 3,9% menjadi US$ 38,46 per ons troi, level tertingginya sejak September 2011. Sementara itu, platinum naik 2,8% menjadi US$ 1.399,13, dan palladium melesat 6,5% ke level US$ 1.216,12.
Lonjakan harga logam mulia non-emas ini turut dipengaruhi oleh premi antara harga futures di AS dan harga acuan di London yang melebar pasca pengumuman tarif tembaga. Hal ini menyebabkan lonjakan lease rates dan aksi unwinding posisi terbuka oleh para trader.
Analis logam Tai Wong menyebut, reli palladium kemungkinan didorong oleh spekulasi bahwa Trump akan mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia pada Senin depan, yang dapat mengganggu pasokan logam tersebut. “Secara fundamental, kondisi palladium memang belum solid, tapi jika pasokan dari Rusia terganggu, harga bisa terus naik untuk sementara,” ujarnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






