Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Naik hampir 1%, Dipicu Tarif Baru Trump

Penulis : Indah Handayani
12 Jul 2025 | 05:38 WIB
BAGIKAN
Batangan emas terlihat ditumpuk di brankas di United States Mint pada 22 Juli 2014 di West Point, New York, Amerika Serikat. (Foto: AP/ Mike Groll)
Batangan emas terlihat ditumpuk di brankas di United States Mint pada 22 Juli 2014 di West Point, New York, Amerika Serikat. (Foto: AP/ Mike Groll)

NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia melonjak hampir 1% pada Jumat (11/7/2025) karena investor memburu aset safe haven setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan serangkaian tarif impor baru.

Dikutip dari CNBC internasional, harga perak pun turut meroket hingga mencapai level tertinggi dalam lebih dari 13 tahun terakhir.

Harga emas di pasar spot naik 0,95% menjadi US$ 3.355,93 per ons troi, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 24 Juni. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup naik 1,4% ke level US$ 3.371,2.

ADVERTISEMENT

Pasar saham global mengalami tekanan setelah Trump mengumumkan tarif baru sebesar 35% untuk impor dari Kanada mulai bulan depan. Trump juga berencana memberlakukan tarif umum sebesar 15–20% terhadap mayoritas mitra dagang lainnya.

Tak hanya itu, Trump juga mengumumkan tarif 50% atas impor tembaga dan barang-barang dari Brasil. Langkah ini memicu kekhawatiran pasar global dan meningkatkan daya tarik emas sebagai aset pelindung nilai.

“Kondisi pasar saat ini kembali dipenuhi ketidakpastian, dan emas mendapatkan permintaan dari investor yang mencari perlindungan,” ujar Kepala Strategi Emas Global di State Street Global Advisors Aakash Doshi.

Prediksi Harga Emas

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia