Jumat, 15 Mei 2026

BRMS Berayun, Muncul Ramalan

Penulis : Jauhari Mahardhika
15 Jul 2025 | 11:34 WIB
BAGIKAN
Pabrik emas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) via anak usahanya, PT Citra Palu Minerals (CPM), di Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: BRMS)
Pabrik emas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) via anak usahanya, PT Citra Palu Minerals (CPM), di Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: BRMS)

BRMS tengah menggarap tambang Gorontalo Minerals (GM), Linge Mineral Resources (LMR), dan Suma Heksa Sinergi (SHS) yang bakal mendongkrak nilai perusahaan. Ini bakal positif terhadap saham BRMS yang mendapatkan target harga tinggi.

Berdasarkan riset Verdhana Sekuritas, BRMS punya eksposur ke proyek emas dengan total sumber daya 12,4 juta oz serta tembaga 1,9 juta ton. Sumber daya ini bakal terus bertambah, seiring agenda eksplorasi.

Saat ini, BRMS punya proyek emas andalan Citra Palu Mineral (CPM) yang memiliki kadar tertinggi di Indonesia, yakni 3,5 gram per ton. Sejalan dengan itu, produksi emas BRMS ditaksir mencetak CAGR 32% selama 2025-2028, sedangkan laba bersih 57%.

ADVERTISEMENT

Hal itu, menurut Verdhana, didorong oleh beroperasinya pabrik pemrosesan baru dan pengembangan emas bawah tanah. Sejak Grup Salim masuk pada 2021, BRMS sudah mengamankan pendanaan untuk membangun empat pabrik emas dengan kapasitas total 10.500 ton per hari.

Verdhana memprediksi capex pengembangan emas bawah tanah mencapai US$ 300 juta, dengan kadar 4,9 gram per ton dan berproduksi mulai 2027. Ini akan mendongkrak produksi BRMS menjadi 170 ribu oz pada 2028.

“Biaya kas bakal turun menjadi US$ 1.300 per oz dari US$ 1.400 per oz pada 2028, karena meningkatnya kadar emas,” tulis Verdhana dalam risetnya.

Verdhana menginisiasi riset saham BRMS dengan target harga Rp 600. Katalisnya adalah tambahan valuasi dari SHS dan LMR sebesar US$ 320 per oz dan proyek tembaga GM sebesar US$ 700 per ton.

“Risiko saham BRMS adalah volatilitas harga emas, perubahan regulasi, dan eksekusi proyek emas dan tembaga,” pungkas Verdhana.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia