BRMS Berayun, Muncul Ramalan
JAKARTA, investor.id – Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berpotensi melanjutkan penguatan hingga level resistance (batas atas) selanjutnya, menurut BRI Danareksa Sekuritas. Broker efek ternama itu mengungkapkan analisisnya demi mengoptimalkan cuan di saham BRMS.
BRI Danareksa Sekuritas dalam catatannya, Selasa (15/7/2025), merekomendasikan buy saham BRMS dengan target harga Rp 442-460 (swing trade). Swing trade berarti dalam hitungan beberapa hari ke depan. Sebab itu, pemodal bisa memanfaatkan ayunan harga saham BRMS.
Secara teknikal, menurut BRI Danareksa Sekuritas, tren jangka pendek saham Bumi Resources Minerals (BRMS) terlihat konsolidasi, kemudian tertembus pada perdagangan kemarin.
“Saat ini, BRMS memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan hingga level resistance selanjutnya di level Rp 442-460. Adapun stop loss di bawah Rp 418,” tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Direktur Bumi Resources Minerals (BRMS), Herwin Hidayat optimistis harga emas dunia masih dalam tren bullish. Terlebih, sejumlah institusi asing seperti JP Morgan, Morgan Stanley, UBS, dan Merryll Lynch memprediksi harga emas bakal mencapai US$ 3.500-4.000 per ons hingga pertengahan tahun depan.
“Jadi, saya lihat dalam jangka pendek hingga menengah (harga emas) masih akan meningkat. Prediksi harga emas US$ 3.500-4.000 per ons sampai pertengahan 2026 bukan tidak mungkin akan terjadi,” kata Herwin.
Target Harga Tinggi Saham BRMS
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






