Jumat, 15 Mei 2026

Saham Emiten Hashim Djojohadikusumo Diserbu

Penulis : Thresa Sandra Desfika
21 Jul 2025 | 12:15 WIB
BAGIKAN
Hashim Djojohadikusumo. (B-Universe Photo/Uthan A Rachim)
Hashim Djojohadikusumo. (B-Universe Photo/Uthan A Rachim)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge meloncat 8,89% ke Rp 2.940 per akhir sesi I perdagangan Senin (21/7/2025).

Saham emiten Hashim Djojohadikusumo – adik Presiden Prabowo Subianto – laris manis. Sebanyak 365,55 juta saham ditransaksikan, frekuensi 61.293 kali, dan nilai transaksi Rp 1,01 triliun.

Nilai transaksi dan frekuensi perdagangan saham WIFI tertinggi di antara saham-saham lainnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) per sesi I.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham Surge (WIFI). Target harga saham WIFI tergolong tinggi sekali mencapai Rp 5.200, didorong oleh prospek pertumbuhan laba jangka menengah yang kuat. Jika mengacu pada harga saat ini, potensi kenaikan saham WIFI mencapai 143%.

Target harga saham WIFI mencerminkan valuasi EV/EBITDA 2026 sebesar 7,6 kali atau 17% di bawah rata-rata sektornya. Risiko utamanya mencakup potensi keterlambatan dalam peluncuran layanan yang dapat berdampak pada akuisisi pelanggan.

Surge (WIFI) membukukan pendapatan Rp 282 miliar pada kuartal II-2025, meningkat 21,7% qoq atau melejit 66,6% yoy. Pertumbuhan itu didorong oleh kinerja yang kuat dari pendapatan telekomunikasi – naik 11,9% qoq atau melesat 183,1% yoy.

Lonjakan pada pendapatan telekomunikasi terjadi berkat peluncuran produk ‘Starlite’ (200 Mbps seharga Rp 100.000/bulan). Produk tersebut turut mendorong jumlah pelanggan Surge mencapai 385 ribu (year to date/ytd: 420 ribu).

Segmen usaha periklanan emiten berkode saham WIFI ini juga menunjukkan pertumbuhan positif dengan mencetak pendapatan Rp 133 miliar, meningkat 34,3% qoq atau naik 14,2% yoy.

Margin EBITDA WIFI pada kuartal II-2025 meningkat menjadi 77,4% dibandingkan kuartal II-2024 yang mencapai 63,1% dan kuartal I-2025 sebesar 77,9%. Peningkatan itu berkat margin tinggi segmen periklanan yang mencapai 82,1%.

Laba Melonjak

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia