Konglomerat Borong Saham
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menghijau di sesi I perdagangan Rabu (23/7/2025). Saat berita ini disusun, IHSG menguat 0,78% ke level 7.400.
IHSG sempat hijau terus sejak 7 Juli sampai 21 Juli 2025. Tapi akhirnya kena zona merah pada perdagangan Selasa (22/7/2025) kemarin. Tapi sekarang, IHSG kembali cerah.
Baca Juga:
Harga Emas Akhirnya Bakal BeginiHead of Financial Educator Sucor Sekuritas Hendry WIjaya menerangkan, saat ini investor retail tengah bersemangat lantaran pasar diterpa dua sentimen dalam negeri, salah satunya adalah aksi korporasi yang banyak terjadi saat ini.
"Kalau kita perhatikan di beberapa konglomerasi sudah mulai melakukan aksi akuisisi. Seperti Grup Djarum yang mengambil posisi di SSIA dan HEAL dalam waktu dekat. Astra International mengambil 88% saham MMLP, TPIA juga mengambil saham SSIA, itu menjadi story yang menarik di mata investor," kata Hendry kepada B-Universe secara daring, Rabu (23/7/2025).
Baca Juga:
IHSG Loncat, 5 Saham Naik TajamSelanjutnya, kata Hendry, selain aksi korporasi akuisisi saham perusahaan lain, saat ini pada konglomerat juga tengah menambah posisinya di perusahaan sendiri.
"Yang kedua, beberapa emiten mulai banyak yang menambah sahamnya sendiri. Contohnya kemarin Prajogo Pangestu yang membeli 3 juta lembar saham BREN. Itu juga menjadi sentimen yang menarik buat grupnya sendiri. Jadi, memang sentimen-sentimen dalam negeri dari aksi-aksi korporasi dan juga konglomerasi ini membuat market jadi lebih menarik di mata investor retail," tambah Hendry.
IHSG Selanjutnya
Ke depan, Hendry melihat ada kemungkinan IHSG melanjutkan penguatan hingga 7.800 bahkan 8.000. Hanya saja saat ini investor tengah menunggu katalis positif lanjutan yang dapat mendorong appetite investor untuk mengambil posisi di pasar saham.
"Sangat-sangat possible ya. Terutama, BEI mulai melonggarkan beberapa aturan, seperti yang sedang dikaji adalah jam perdagangan bursa lebih panjang. Ini bisa membuat likuiditas di bursa itu akan lebih menarik,” sebutnya.
“Ditambah ada Danantara sekarang yang akan dapat dividen setiap tahun Rp 100 triliun dan ada alokasi ke saham, itu juga akan membuat IHSG jadi lebih menarik,” paparnya.
Selain itu, terangnya, di bulan Agustus nanti MSCI akan melonggarkan pemantauannya ke beberapa pasar kita seperti BREN, PTRO, dan CUAN yang sudah dicabut perlakuan khususnya sehingga bisa masuk ke dalam radarnya MSCI.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






