ADRO Mengarah ke Titik Ini
JAKARTA, investor.id – Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berpotensi melanjutkan penguatan hingga beberapa hari ke depan, menurut BRI Danareksa Sekuritas. Broker efek ternama itu mengungkapkan analisisnya guna memaksimalkan cuan saham ADRO.
BRI Danareksa Sekuritas dalam catatannya, Rabu (23/7/2025), merekomendasikan buy saham ADRO dengan target harga Rp 2.100-2.170 (swing trade). Swing trade berarti dalam hitungan beberapa hari ke depan. Sebab itu, pemodal bisa memanfaatkan ayunan harga saham ADRO.
Baca Juga:
Konglomerat Borong SahamSecara teknikal, menurut BRI Danareksa Sekuritas, harga dan volume perdagangan saham ADRO mampu menguat secara signifikan, bahkan menembus resistance (batas atas) di level Rp 1.915.
“Harga ADRO membentuk pola cup and handle yang mempunyai potensi untuk melanjutkan penguatan ke level Rp 2.100-2.170,” tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Namun, jika harga berbalik turun ke bawah Rp 1.900, pemodal bisa melakukan stop loss untuk membatasi risiko.
Hingga akhir sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/7/2025), saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO) menguat 1,7% ke level Rp 2.000. Harga saham ADRO telah naik 8,7% dalam sepekan terakhir. Sebulan, ADRO melonjak 11,1%. Namun, secara year to date (ytd), ADRO terpangkas 17,7%.
Harga Wajar ADRO
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





