BBRI dan 3 Saham Lain Dilahap Asing, Net Buy Berlanjut
JAKARTA, investor.id – Investor asing melanjutkan transaksi beli bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/7/2025). Asing melahap saham BBRI, ASII, ANTM, dan BMRI dengan pembelian berkisar Rp 100-300 miliar.
Adapun net buy asing di seluruh pasar hari ini mencapai Rp 176,7 miliar. Alhasil, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini kembali berkurang menjadi Rp 59,4 triliun – berdasarkan data BEI.
Net buy terbesar di pasar reguler hari ini dialami saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 304,6 miliar.
Selain saham BBRI, asing juga memburu saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Net buy pada saham ASII senilai Rp 121,1 miliar, ANTM Rp 101,1 miliar, dan BMRI Rp 100,5 miliar.
Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 437,49 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melesat lagi sebesar 61,67 poin (0,83%) ke level 7.530,9. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 302 saham naik, 308 saham turun, dan 192 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 16,25 triliun.
Ada empat sektor saham menguat pada penutupan IHSG hari ini. Sektor keuangan memimpin penguatan karena melonjak 3,1%. Diikuti, penguatan di sektor perindustrian sebesar 0,39%, sektor barang baku 0,35% dan sektor barang konsumsi primer 0,004%.
Sedangkan pelemahan terjadi di sektor kesehatan 0,7%, sektor teknologi 0,6%, sektor energi 0,5%, sektor properti 0,35%, dan sektor barang konsumsi non primer 0,34%.
Top Cuan dan Boncos
Saat IHSG hari ini melonjak, sejumlah saham menghasilkan cuan maksimal karena harganya naik hingga membentur batas auto reject atas (ARA), sekaligus menguasai daftar top gainers atau top cuan.
Top cuan tersebut adalah saham PT Charnic Capital Tbk (NICK) yang melesat 25% menjadi Rp 1.375 dan PT Argo Pantes Tbk (ARGO) melejit 24,84% menjadi Rp 1.935.
Kemudian, saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) yang melonjak 24,53% menjadi Rp 396 dan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) terkerek 19,97% menjadi Rp 18.925.
Sebaliknya, terdapat beberapa saham yang boncos parah karena jatuh hingga membentur batas auto reject bawah (ARB) dan masuk daftar top losers.
Baca Juga:
Diskon Besar Saham HM Sampoerna (HMSP)Top boncos tersebut adalah saham PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) yang anjlok 15% menjadi Rp 850, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) ambles 14,8% menjadi Rp 1.065, dan PT WIR Asia Tbk (WIRG) ambrol 14,4% menjadi Rp 107.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






