Semenarik Apa Saham BBRI setelah Lapkeu Dirilis?
JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mencetak laba bersih semester I-2025 yang sejalan dengan ekspektasi KB Valbury Sekuritas dan konsensus. Lantas, semenarik apa saham BBRI setelah laporan keuangan semester I-2025 dirilis?
Laba bersih BBRI pada semester I-2025 telah mencapai 45,8% dari estimasi KB Valbury Sekuritas setahun penuh dan 45% dari perkiraan konsensus.
“BBRI berada di jalur yang tepat untuk mencapai target pertumbuhan kredit 2025 sebesar 7-9% yoy, didukung oleh pertumbuhan kredit sebesar 6% yoy hingga saat ini,” tulis analis KB Valbury Sekuritas, Akhmad Nurcahyadi dalam risetnya, yang dikutip pada Minggu (3/8/2025).
Menurut dia, di tengah kondisi likuiditas yang makin ketat, pertumbuhan dana murah (current account saving account/CASA) BBRI yang kuat sebesar 10,6% telah mendorong pertumbuhan total dana pihak ketiga (DPK) menjadi 6,7%.
Fundamental BRI (BBRI) makin menguat dengan peningkatan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) menjadi 7,8% atau melampaui panduan manajemen untuk tahun ini yang sebesar 7,3-7,7%.
Adapun risiko kredit tetap terkelola dengan baik. BBRI tetap teguh pada panduan 2025 dengan proyeksi pertumbuhan kredit sebesar 7-9% yoy. BBRI juga berkomitmen untuk menjaga rasio non-performing loan (NPL) di bawah 3%, target yang dianggap realistis oleh KB Valbury Sekuritas.
Baca Juga:
Saham Cuannya 6.831%, Muncul Kabar BaruSebelumnya, ada kekhawatiran terhadap biaya kredit (cost of credit/CoC). Namun, dengan perkembangan terkini telah meningkatkan keyakinan bahwa target CoC tahun ini yang sebesar 3-3,2% sangat mungkin tercapai.
Valuasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






