Minggu, 21 Juni 2026

Aksi Besar-besaran Telkom (TLKM), Nilai Super Jumbo

Penulis : Jauhari Mahardhika
7 Aug 2025 | 15:55 WIB
BAGIKAN
Telkom Landmark Tower. (Foto: Telkom/TLKM)
Telkom Landmark Tower. (Foto: Telkom/TLKM)

JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memiliki agenda besar seiring transformasi bisnis perseroan oleh manajemen baru. Mulai dari rencana pengurangan jumlah anak usaha dari 55 menjadi sekitar 22, keluar dari bisnis non-inti, hingga mempercepat monetisasi aset infrastruktur dengan potensi nilai Rp 100-150 triliun.

“Kami melihat pergeseran strategis Telkom (TLKM) yang paling menonjol adalah penyederhanaan struktur grup, dengan rencana mengurangi jumlah anak usaha dari 55 menjadi sekitar 22 untuk menghilangkan redundansi, keluar dari bisnis non-inti, dan meningkatkan efisiensi,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Kafi Ananta dan Erindra Krisnawan dalam risetnya, yang dikutip pada Kamis (7/8/2025).

Secara paralel, Telkom kembali fokus ke segmen inti dan membuka nilai (value unlocking) aset infrastruktur, dengan mempercepat agenda monetisasi aset yang ditaksir memiliki potensi nilai hingga Rp 100-150 triliun.

ADVERTISEMENT

Data center dan InfraCo menjadi katalis jangka pendek, dengan NeutraDC tengah menuju kemitraan strategis yang ditargetkan tercapai pada akhir 2025,” ungkap Kafi dan Erindra.

Emiten berkode saham TLKM tersebut juga sedang memindahkan aset fiber optik ke dalam InfraCo, yang akan menjadi platform grup infrastruktur. “Monetisasi dapat dilakukan melalui IPO masing-masing anak usaha atau penggabungan beberapa aset dalam satu entitas,” sebut Kafi dan Erindra.

TLKM – dengan kepemimpinan baru – memang tengah menata ulang strategi bisnisnya. TLKM meluncurkan agenda transformasi untuk 3-5 tahun yang dibangun di atas empat pilar, yaitu keunggulan operasional, perampingan bisnis, pembukaan nilai aset, dan pergeseran menjadi strategic holding.

Fokus utama TLKM adalah alokasi modal yang disiplin, dengan capex tahunan Rp 6 triliun dan target pengurangan capex yang didorong oleh pendekatan investasi berbasis internal rate of return (IRR). Perseroan beralih ke inisiatif berdampak besar, sedangkan inisiatif warisan ‘Five Bold Moves’ tetap dilanjutkan dengan penekanan lebih kuat pada eksekusi.

“Tujuan akhir dari strategi ini adalah menyederhanakan portofolio agar fokus pada segmen B2C dan infrastruktur B2B dalam jangka pendek,” jelas Kafi dan Erindra.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 7 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia