Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Anjlok Lagi, Pasar Kaget Rencana Pertemuan Trump dengan Putin

Penulis : Indah Handayani
8 Aug 2025 | 05:23 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga minyak
sumber: Antara
ilustrasi harga minyak sumber: Antara

Harga minyak telah anjlok lebih dari 9% dalam sepekan terakhir, tertekan oleh rencana OPEC+ menaikkan produksi 547 ribu barel per hari pada September.

Analis UBS, Giovanni Staunovo, menyebut pelemahan harga tertahan oleh beberapa faktor positif, seperti penurunan stok minyak AS, kenaikan harga jual minyak Arab Saudi untuk Asia, dan impor minyak China yang solid pada Juli.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan stok minyak mentah turun 3 juta barel menjadi 423,7 juta barel pada pekan yang berakhir 1 Agustus, jauh melebihi perkiraan penurunan 59 ribu barel. Sementara di China, impor minyak Juli memang turun 5,4% dari Juni, tetapi masih naik 11,5% dibanding tahun lalu

ADVERTISEMENT

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia