Jumat, 15 Mei 2026

Ada Saham Big Cap lagi Murah, Sasaran Empuk!

Penulis : Jauhari Mahardhika
11 Aug 2025 | 13:26 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

ASII didukung oleh kekuatan portofolio yang terdiversifikasi. Hal ini bisa meredam risiko dari pelemahan sektor tertentu. “Kami juga menilai positif aksi korporasi ASII yang memperkuat portofolio melalui akuisisi dan kemitraan strategis,” ungkap Akhmad.

KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham ASII dengan target harga berbasis sum of the parts (SOTP) sebesar Rp 5.850.

Target harga tersebut mencerminkan proyeksi P/E 2025 sebesar 7,3 kali. Saat ini, saham ASII diperdagangkan pada proyeksi P/E 2025 sebesar 6,3 kali – sedikit di atas standar deviasi (SD) -1 yang mencapai 6 kali.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Stockbit Sekuritas mengungkapkan bahwa ASII merupakan saham big cap murah secara P/E dengan return on equity (ROE) yang baik. Rasio P/E ASII saat ini (TTM) sebesar 5,9 kali.

Dalam earnings call bersama para analis belum lama ini, Astra (ASII) membeberkan strategi akuisisi untuk ke depannya, termasuk sektor-sektor yang menjadi incaran.

ASII menekankan bahwa ke depan, akusisi akan dilakukan dengan lebih mempertimbangkan keseimbangan antara kinerja bisnis jangka pendek dan jangka panjang, sehingga tidak hanya fokus pada prospek jangka panjang dari bisnis yang diakuisisi perseroan.

“Sektor-sektor yang menjadi incaran ASII masih sejalan dengan akuisisi-akuisisi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, yakni infrastruktur, kesehatan, infrastruktur digital, serta logistik dan pergudangan,” pungkas Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas, Edi Chandren dalam ulasannya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia