Ada Saham Big Cap lagi Murah, Sasaran Empuk!
JAKARTA, investor.id – Laba bersih PT Astra International Tbk (ASII) pada semester I-2025 sesuai ekspektasi. Saham ASII pun sedang murah. ASII tergolong saham berkapitalisasi pasar besar (big cap).
“Laba bersih Astra (ASII) sesuai perkiraan kami dan konsensus untuk proyeksi 2025, yaitu 48%/49% vs 47%,” tulis analis KB Valbury Sekuritas, Akhmad Nurcahyadi dalam risetnya, yang dikutip pada Senin (11/8/2025).
Baca Juga:
Ada yang Rajin Serok Saham Telkom (TLKM)Menurut dia, segmen otomotif Astra – sebagai salah satu tulang punggung – meski menghadapi tekanan pasar, tetap mempertahankan posisi kepemimpinannya. “Diversifikasi strategis ke komponen dan mobil bekas, serta ketahanan segmen sepeda motor, memberikan dukungan penting,” jelas Akhmad.
Adapun segmen jasa keuangan menjadi pendorong utama pertumbuhan emiten berkode saham ASII tersebut. Hal ini didorong oleh ekspansi pada portofolio pinjaman, khususnya pembiayaan alat berat.
Baca Juga:
Saham AADI Mulai DiburuSementara itu, segmen alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi (heavy equipment, mining, construction, & energy/HEMCE) menunjukkan kinerja yang beragam. Hasil yang kuat pada penjualan alat berat dan emas dibayangi oleh pelemahan signifikan pada bisnis pertambangan dan batu bara, yang terdampak oleh faktor eksternal seperti fluktuasi harga komoditas dan cuaca buruk.
“Prospek kehati-hatian yang masih berlanjut, tantangan dari penurunan harga batu bara, dan pasar mobil nasional yang lesu diperkirakan tetap ada dan berpotensi memengaruhi kinerja ASII setahun penuh,” sebut dia.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






