Saham Bank Besar dengan Potensi Cuan Besar
JAKARTA, investor.id – Laba bersih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA naik 8% yoy menjadi Rp 29 triliun pada semester I-2025 atau sesuai ekspektasi analis. Sementara itu, saham BBCA menawarkan potensi cuan besar.
Secara kuartalan (qoq), laba BCA (BBCA) tumbuh 6,2%. Pre-provision operating profit (PPOP) meningkat 4,7% qoq atau 9,2% yoy, yang ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp 42,5 triliun atau naik 6,7% yoy.
Baca Juga:
Muncul Target Harga Baru Saham BBRI“Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) BCA sedikit naik 10 bps yoy menjadi 5,8% atau stabil secara qoq. Ini didorong oleh kenaikan loan to deposit ratio (LDR),” tulis analis MNC Sekuritas, Victoria Venny dalam risetnya, yang dikutip pada Senin (11/8/2025).
Adapun dana pihak ketiga (DPK) emiten bank berkode saham BBCA tersebut naik 5,7% yoy menjadi Rp 1.190 triliun atau stabil secara qoq. Ini dipimpin oleh pertumbuhan dana murah (current account saving account/CASA) sebesar 7,3% yoy. Sedangkan deposito berjangka turun 1,1% yoy.
Sementara itu, selama semester I-2025, BBCA mencetak pertumbuhan kredit sebesar 12,9% yoy atau 1,9% qoq. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan panduan 2025 yang sebesar 6-8%, terutama ditopang oleh segmen korporasi yang tumbuh 16,1% yoy.
“Manajemen BBCA tetap berhati-hati pada penyaluran kredit konsumer,” ungkap Venny.
Rekomendasi Saham dan Potensi Cuan
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






