Saham Cuan Jumbo, Ada yang Sampai 145%
JAKARTA, investor.id – Sejumlah saham mencetak cuan jumbo saat pasar menyala pada pekan ini. Harga sahamnya melonjak mulai dari 47% hingga 145% dan menduduki top gainers selama periode 11-15 Agustus 2025.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Pakuan Tbk (UANG) memimpin daftar top gainers atau top cuan pekan ini. UANG mencatatkan kenaikan 145,37% dari Rp 216 menjadi Rp 530.
Baca Juga:
Daftar Saham dengan Kerugian TerbesarTop gainers lainnya adalah saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) yang melejit 69,49% menjadi Rp 100, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melonjak 63,95% menjadi Rp 70.500, dan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) meningkat 63,23% menjadi Rp 11.875.
Selanjutnya, saham PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) terdongkrak 58,18% menjadi Rp 87, PT WIR Asia Tbk (WIRG) terangkat 56,03 menjadi Rp 181, dan PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) menguat 51,39% menjadi Rp 112.
Tak ketinggalan, saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) naik 51,35% menjadi Rp 168, PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) meningkat 48% menjadi Rp 74, dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) terkerek 47,69% menjadi Rp 960.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 4,84% ke level 7.898,37 dari 7.533,38 pada penutupan pekan sebelumnya. Pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan sejarah baru dengan berhasil bergerak di melewati level 8.000.
Bahkan, IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) intraday di level 8.017,068 pada Jumat (16/8/2025). Tidak hanya itu, IHSG juga menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa penutupan di level 7.931,251 pada Kamis (14/8/2025).
Kenaikan drastis juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa sebesar 5,11% menjadi Rp 14.247 triliun dari Rp 13.555 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar saham juga sempat mencapai rekor tertinggi sebesar Rp 14,315 triliun pada Kamis (14/8/2025)
Tidak hanya itu, rata-rata nilai transaksi harian turut meningkat sebesar 24,86% menjadi Rp 21,32 triliun dari Rp 17,07 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik sebesar 5,87% menjadi 2,08 juta kali transaksi dari 1,96 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Tak ketinggalan, rata-rata volume transaksi harian bursa tercatat naik sebesar 19,55% menjadi 35,88 miliar saham dari 30,01 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Asing Net Buy
Pada perdagangan Jumat (15/8/2025), investor asing mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 1,31 triliun. Dengan demikian, investor asing mencatatkan total net sell sebesar Rp 55,18 triliun sepanjang tahun berjalan ini.
Sementara itu, saham-saham ini masuk daftar kerugian terbesar dan masuk top losers atau top boncos selama perdagangan pekan ini.
Saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mencatatkan kerugian terparah dan memimpin daftar top losers, karena ambles 27%. Harga sahamnya jatuh dari Rp 1.000 menjadi Rp 730.
Ada pula saham PT Super Energy Tbk (SURE) ambrol 25,75% menjadi Rp 3.230, PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) terpangkas 24,49% menjadi Rp 222, dan PT Shield On Service Tbk (SOSS) jeblok 16,79% menjadi Rp 545.
Kemudian, saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) jatuh 16,04% menjadi Rp 1.230, PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) terpangkas 13,19% menjadi Rp 408, dan PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) terkikis 11,93% menjadi Rp 775.
Selanjutnya saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) tergelincir 11,81% menjadi Rp 254, PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) melemah 11,43% menjadi Rp 496, dan PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) turun 10,71% menjadi Rp 125.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






