Saham Jagoan Grup Sinar Mas Tumbang
JAKARTA, investor.id – Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tumbang, seiring pengumuman terbaru dari MSCI Inc. Harga saham emiten Grup Sinar Mas tersebut anjlok 14,8% ke level Rp 78.650 hingga penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/8/2025).
MSCI mengumumkan bakal menerapkan faktor penyesuaian sebesar 0,5 pada Foreign Inclusion Factor (FIF) saham DSSA dalam review indeks Agustus 2025. Keputusan MSCI ini akan membuat FIF DSSA yang saat ini sebesar 0,25 (25%) akan direvisi menjadi 0,13 (13%).
Baca Juga:
PACK Bikin Investor PanikPengumuman itu menindaklanjuti masukan dari para pelaku pasar terkait ketidakpastian mengenai free float Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan mengingat bobot proforma yang signifikan dalam MSCI Indonesia Index.
MSCI akan terus memantau dan akan memberikan pembaruan sebelum review indeks November 2025.
“Pengumuman ini tetap mengonfirmasi bahwa DSSA akan masuk indeks MSCI. Faktor penyesuaian sebesar 0,5 pada FIF hanya menyebabkan terjadinya penurunan bobot (downweighting) pada perhitungan awal DSSA di MSCI,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, Kamis (21/8/2025).
Baca Juga:
Suku Bunga Turun, Fokus pada 6 SahamStockbit menegaskan bahwa penyesuaian tersebut menyebabkan potensi arus dana berkurang hingga sekitar 50% dari perkiraan awal.
Saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) tergolong fenomenal. Harga saham emiten Grup Sinar Mas – kelompok usaha yang kini dikendalikan Franky Oesman Widjaja – tersebut terbang 112,5% selama periode year to date (ytd).
DSSA bahkan kini bertengger di peringkat 8 dalam daftar saham dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia. Market cap saham jagoan Grup Sinar Mas itu mencapai Rp 606 triliun.
Franky Oesman Widjaja
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






