Jumat, 15 Mei 2026

Saham Jagoan Grup Sinar Mas Tumbang

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Aug 2025 | 12:49 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di mainhall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di mainhall BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tumbang, seiring pengumuman terbaru dari MSCI Inc. Harga saham emiten Grup Sinar Mas tersebut anjlok 14,8% ke level Rp 78.650 hingga penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/8/2025).

MSCI mengumumkan bakal menerapkan faktor penyesuaian sebesar 0,5 pada Foreign Inclusion Factor (FIF) saham DSSA dalam review indeks Agustus 2025. Keputusan MSCI ini akan membuat FIF DSSA yang saat ini sebesar 0,25 (25%) akan direvisi menjadi 0,13 (13%).

Pengumuman itu menindaklanjuti masukan dari para pelaku pasar terkait ketidakpastian mengenai free float Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan mengingat bobot proforma yang signifikan dalam MSCI Indonesia Index.

ADVERTISEMENT

MSCI akan terus memantau dan akan memberikan pembaruan sebelum review indeks November 2025.

“Pengumuman ini tetap mengonfirmasi bahwa DSSA akan masuk indeks MSCI. Faktor penyesuaian sebesar 0,5 pada FIF hanya menyebabkan terjadinya penurunan bobot (downweighting) pada perhitungan awal DSSA di MSCI,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, Kamis (21/8/2025).

Stockbit menegaskan bahwa penyesuaian tersebut menyebabkan potensi arus dana berkurang hingga sekitar 50% dari perkiraan awal.

Saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) tergolong fenomenal. Harga saham emiten Grup Sinar Mas – kelompok usaha yang kini dikendalikan Franky Oesman Widjaja – tersebut terbang 112,5% selama periode year to date (ytd).

DSSA bahkan kini bertengger di peringkat 8 dalam daftar saham dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia. Market cap saham jagoan Grup Sinar Mas itu mencapai Rp 606 triliun.

Franky Oesman Widjaja 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia