Aksi Berani Ritel Kakap Terbukti: Borong Saham Harga Atas, Bukan Turun Malah Bagger
JAKARTA, investor.id - Nama investor ritel, Djoni menjadi sorotan di pasar saham Indonesia pada tahun 2025 ini. Ia muncul jadi pemegang saham lebih dari 5% saham sejumlah emiten. Dan salah satunya adalah PT Remala Abadi Tbk (DATA).
Di DATA, nama Djoni mencuat awalnya karena ia tiba-tiba mengumumkan telah menguasai 70 juta (5,1%) saham DATA. Hal itu sebagaimana surat Djoni yang diunggah dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Februari 2025. Adapun harga transaksinya tak terungkap. Tapi tanggal pembelian terakhirnya saat itu pada 20 Februari 2025. Sebagai gambaran saja, harga saham DATA saat itu ada di Rp 1.890 per penutupan 20 Februari 2025.
Baca Juga:
Kalau Aja Serok Saham Ini, Cuannya 870%Djoni terbilang berani borong saham DATA. Lantaran, dengan asumsi harga saham DATA per 20 Februari 2025, harga itu sudah terbang 905% dari harga IPO DATA Rp 188/saham. Remala Abadi sendiri pertama kali mencatatkan sahamnya di BEI pada 7 Mei 2024.
Djoni masuk ke DATA semakin menarik perhatian jagat pasar modal RI lantaran terjadi di tengah rencana akuisisi DATA oleh Grup Djarum kala itu. Terbaru, per 31 Juli 2025, kepemilikan Djoni sudah bertambah menjadi 5,45%. Sedangkan Grup Djarum melalui PT Iforte Solusi Infotek kini sudah menguasai 40% saham DATA.
Baca Juga:
Seminggu Saham Bisa Lari 130%Dan harga saham DATA pun bukannya turun dari harganya di bulan Februari 2025. Per 27 Agustus 2025 kemarin, saham DATA diparkir di Rp 4.560. Dalam sepekan terakhir, saham DATA ngacir 54,58%. Dan melambung 159,83% untuk periode sebulan. BEI pun sampai menjatuhkan suspensi mulai 28 Agustus 2025 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.
Jika dibandingkan harga per penutupan 20 Februari 2025 ke 27 Agustus 2025, maka saham DATA terbang 141,27% alias bagger.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






