Skenario IHSG terkait Situasi Keamanan, plus Saham Potensial
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Jumat (29/8/2025) ambles 121,5 poin (1,5%) ke level 7.830,4 akibat situasi keamanan dan politik dalam negeri yang kurang kondusif. Begini skenario pergerakan IHSG pada Senin (1/9/2025), plus saham-saham potensial, seperti ANTM, INCO, PGAS, hingga UNTR.
Secara teknikal, IHSG masih mampu bertahan di atas level MA20 dan MA200, setelah dilanda tekanan jual. Namun, indikator MACD dan stochastic RSI mengalami death cross, yang disertai dengan tekanan volume jual.
Selama IHSG masih bertahan di atas MA20 atau di level 7.760, maka belum menunjukkan terjadinya perubahan tren IHSG dalam jangka menengah maupun panjang. “Jika investor masih bersikap wait and see, IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 7.800-7.900,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (31/8/2025).
Jika situasi keamanan kondusif dan IHSG kembali bergerak di atas level 7.900, IHSG kembali berpeluang menguji level resistance (batas atas) di 7.970-8.022.
Tetapi, jika di bawah level 7.760, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguji level support (batas bawah) di 7.630-7.680.
Selain isu keamanan dan politik di dalam negeri, investor juga menantikan beberapa data indikator ekonomi domestik yang menurut rencana akan dirilis pada Senin (1/9/2025). Data-data tersebut antara lain indeks PMI manufacturing, neraca perdagangan, inflasi, dan kunjungan wisatawan.
“Pemodal dapat mencermati beberapa saham, yaitu ADRO, SMDR, INDY, BTPS, AUTO, dan INTP,” pungkas Phintraco Sekuritas.
Cara Cuan dari ANTM hingga UNTR
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






