Fundamental Solid, Airlangga Sebut Dinamika Sosial ke Pasar Sementara
JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, dinamika sosial dan politik yang terjadi sejak akhir pekan lalu hanya akan berdampak sementara terhadap pasar. Ia memahami adanya kekhawatiran di tengah masyarakat maupun investor, terutama setelah aksi unjuk rasa berlangsung selama empat hari berturut-turut.
“Dengan fundamental ekonomi yang solid, pemerintah yakin dinamika sosial-politik yang terjadi hanya bersifat jangka pendek. Untuk jangka menengah dan panjang, kami terus mendorong optimisme,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9/2025).
Airlangga memaparkan, ketahanan ekonomi Indonesia saat ini tetap kuat. Pada kuartal II-2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,12%. Indeks PMI Manufaktur juga kembali ke level ekspansi dengan capaian 51,5.
Menurut Airlangga, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan jelas agar pemerintah terus memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk kelompok kecil dan tertinggal, sekaligus menjaga persatuan nasional.
“Pertumbuhan ekonomi kita masih berada dalam jalur positif,” katanya.
Airlangga juga berpesan agar emiten dan investor pasar modal tetap bersinergi menjaga kondisi pasar yang kondusif. Ia menegaskan pemerintah memiliki kapasitas dan komitmen untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.
Fundamental Kuat
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






