Saham Bagus Lagi Murah Banget
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sempat jatuh lebih dari 5% pada awal sesi I perdagangan Senin (1/9/2025). Tapi akhirnya saham ini diparkir hanya minus 1,49% ke Rp 4.660 di penghujung sesi I.
Sebanyak 209,40 juta saham BMRI diperdagangkan, frekuensi 38.386 kali, dan nilai transaksi Rp 956,91 miliar. Saham Bank Mandiri cenderung banyak dijual. Berdasarkan data pada aplikasi Stokcbit Sekuritas, saham BMRI membukukan net sell Rp 76,1 miliar, tertinggi di antara saham-saham net sell.
Baca Juga:
Grup Bakrie Berburu Cadangan Migas BaruSaham Bank Mandiri sedang tertekan. Sepanjang pekan lalu, saham emiten bank BUMN ini mayoritas memerah dan hanya sekali hijau. Dalam satu minggu terakhir, saham berkode BMRI jatuh 5,86%.
Secara valuasi, saham BMRI menarik. Dengan rasio price to book value (PBV) 1,71 kali, sedikit di atas -2 PBV standard deviation rata-rata 3 tahun terakhir di 1,63 kali. Sedangkan price earning ratio (PER) 7,96 kali (TTM), juga sedikit di atas -2 PE standard deviation rata-rata 3 tahun terakhir di 7,91 kali. Sebagai informasi, saham BMRI juga masuk portofolio investor kawakan Lo Kheng Hong.
Sebelumnya, KB Valbury Sekuritas dalam risetnya mempertahankan rekomendasi buy saham Bank Mandiri (BMRI). Target harga saham BMRI berbasis gordon growth model (GGM) sebesar Rp 6.240.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






