Kalau Dulu Beli Saham Ini di Rp 1.000-an, Cuannya 4.777%
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham emiten Grup Lippo, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mulai sesi I perdagangan Selasa (2/9/2025). Sebelumnya, MLPT kena suspensi sejak 27 Agustus 2025 karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
“Suspensi atas perdagangan saham Multipolar Technology (MLPT) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 2 September 2025,” jelas pengumuman BEI, Selasa (2/9/2025).
Pada perdagangan 26 Agustus 2025 sebelum kena suspensi, saham MLPT diparkir di Rp 79.500 (+3,25%). Dalam sebulan terakhir, saham ini melonjak 115,3%. Dan ternyata, jika ditarik lebih jauh, saham Multipolar Technology meroket 4.777,3% untuk jangka waktu satu tahun dari Rp 1.630. Jika ada yang beli saham ini setahun lalu dan masih hold, maka potensi cuannya sedahysat itu.
Perseroan telah menggelar paparan publik insidentil atas permintaan BEI pada 20 Agustus 2025. Dalam materi paparannya, manajemen MLPT mengungkapkan bahwa terkait dengan terjadi peningkatan harga kumulatif saham perseroan, menurut pengamatan perseroan disebabkan oleh mekanisme pasar.
“Dapat kami sampaikan bahwa tidak terdapat informasi material yang dapat mempengaruhi keputusan investor yang belum diungkapkan perseroan kepada publik,” terang manajemen MLPT.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






