Sarana Mitra Luas (SMIL) Buyback Lagi
JAKARTA, 2 September 2025 – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) kembali melanjutkan aksi pembelian kembali saham (buyback) pada 1 September 2025, di tengah tekanan pasar dan koreksi harga saham perseroan.
Pada perdagangan kemarin, saham SMIL sempat dibuka di level 476, lalu terkoreksi cukup dalam ke 458 per saham. Namun, menjelang penutupan, saham mampu menahan penurunan karena ditutup 0,41% di level 486. Sepanjang perdagangan, saham SMIL ditransaksikan 6.485 kali dengan volume 380,13 juta lembar dan nilai Rp 180,60 miliar.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), SMIL membeli kembali 21,4 juta saham atau setara 0,11% dari total saham beredar dengan harga transaksi Rp 466 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 9,97 miliar (belum termasuk fee broker).
Sebelum aksi ini, SMIL memiliki 20,6 juta saham (0,11%). Setelah buyback, kepemilikan langsung perseroan meningkat menjadi 42 juta saham atau setara 0,22%.
Sebelumnya, Direktur Utama Sarana Mitra Luas (SMIL) Hadi Suhermin menyatakan, perusahaan menyiapkan dana hingga Rp20 miliar untuk program buyback. Realisasi pembelian sejauh ini mendekati target tersebut.
Pada 27 Agustus 2025, SMIL telah mengakuisisi 16,2 juta lembar saham (0,09%) di harga Rp486 per saham dengan nilai Rp7,87 miliar. Sebelumnya, pada 25 Agustus 2025, perseroan juga membeli 4,4 juta lembar dengan skema dua kali transaksi di harga Rp458 dan Rp462, senilai Rp2,02 miliar.
Secara year to date (YTD), saham SMIL tetap menunjukkan tren penguatan. Harga saham sudah naik 147,96% sejak awal tahun, dari Rp 190 menjadi Rp 486 per saham pada penutupan 1 September 2025. Bahkan, SMIL sempat menyentuh level tertinggi Rp 550 pada 23 April 2025.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

