Jumat, 15 Mei 2026

IPO di Nasdaq, NusaTrip Incorporated Raup Dana Segar US$ 15 Juta

Penulis : Indah Handayani
3 Sep 2025 | 16:07 WIB
BAGIKAN
NusaTrip Incorporated
NusaTrip Incorporated

JAKARTA, investor.id – NusaTrip Incorporated (NusaTrip, perusahaan ekosistem travel yang berfokus pada Asia Tenggara dan Asia Pasifik, resmi mencatatkan saham perdana di bursa Nasdaq, Amerika Serikat. Dari penawaran umum perdana (IPO) tersebut, NusaTrip berhasil menghimpun dana segar sebesar US$ 15 juta.

Dalam prospektusnya, perusahaan menawarkan 3,75 juta lembar saham biasa dengan harga US$4 per saham. Saham NusaTrip mulai diperdagangkan di Nasdaq sejak 15 Agustus 2025 dengan kode saham NUTR.

CEO NusaTrip Tjin Patrick Soetanto menyebutkan, dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi pasar baru, mendukung aksi merger dan akuisisi, serta kebutuhan modal kerja.

ADVERTISEMENT

“Kami bersyukur proses IPO berjalan lancar. Ini waktu terbaik untuk masuk ke pasar perjalanan online di Asia Tenggara. Dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat dan penetrasi internet yang semakin luas, kami optimistis NusaTrip akan tumbuh pesat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/9/2025).

Optimisme serupa juga disampaikan Raynauld Liang, CEO Society Pass selaku pemegang saham pengendali. Menurutnya, keputusan spin off NusaTrip menjadi perusahaan terbuka pada 2024 terbukti tepat di tengah akselerasi pertumbuhan industri travel online.

“Kami yakin NusaTrip akan mencapai tujuan ekspansi dan memperkuat posisinya di Asia Tenggara dan Asia Pasifik,” tegas Raynauld.

Hasil studi dari Statista yang diumumkan pada November 2024 memperkuat keyakinan tersebut. Studii tersebut meyebut, pasar perjalanan online di Asia Tenggara diperkirakan tumbuh dari US$ 46 miliar pada 2024 menjadi US$ 79 miliar pada 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) 9,4%.

Penjamin Emisi IPO

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia