Sabtu, 4 April 2026

Mau Beli Saham Antam (ANTM)? Tunggu Momen Ini Sebentar

Penulis : Jauhari Mahardhika
7 Sep 2025 | 07:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha Antam (ANTM). (Foto: Antam)
Ilustrasi kegiatan usaha Antam (ANTM). (Foto: Antam)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam masih menjadi fokus para pemodal. KB Valbury Sekuritas mengungkapkan analisisnya guna memaksimalkan cuan saham ANTM, jika pemodal hendak trading pada perdagangan selanjutnya, Senin (8/9/2025).

KB Valbury Sekuritas merekomendasikan buy on weakness atau membeli saham ANTM saat harganya turun. Target harga harian sebesar Rp 3.450. Pemodal bisa masuk di kisaran harga Rp 3.350-3.390 (entry price).

Secara teknikal, level resistance (batas atas) saham ANTM di Rp 3.450, sedangkan level support (batas bawah) Rp 3.350.

Advertisement

“Waspada jika harga menembus Rp 3.350. Stop loss di level Rp 3.250,” tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (7/9/2025).

Hingga perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/9/2025), saham Antam (ANTM) ditutup turun 2,59% ke level Rp 3.390. Namun, dalam sepekan, saham ANTM melonjak 13,7% dan sebulan melejit 17,7%. Selama periode year to date (ytd), ANTM terbang 122,3%.

Sementara itu, ANTM mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,8 triliun pada kuartal II-2025, melesat 95,5% qoq atau melonjak 20,4% yoy.

“Hasil tersebut membuat laba bersih ANTM selama semester I-2025 mencapai Rp 4,7 triliun atau melejit 202,9% yoy. Ini melampaui ekspektasi yaitu 69,3% dari estimasi konsensus 2025,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya.

Menurut Stockbit, kenaikan laba bersih ANTM secara kuartalan pada kuartal II-2025 didorong oleh lonjakan pendapatan sebesar 125,6% qoq, serta ekspansi margin laba usaha menjadi 10,5% dibandingkan kuartal I-2025 yang sebesar 7%.

Target Harga Selanjutnya 

Indo Premier Sekuritas tetap optimistis terhadap kinerja Antam (ANTM) tahun ini. “Berdasarkan analisis skenario, bahkan dalam kasus pesimistis, kami masih menilai laba bersih keseluruhan ANTM pada 2025 dapat melampaui ekspektasi konsensus, meskipun sentimen mungkin tetap tertekan karena momentum laba menurun secara kuartalan,” tulis analis Indo Premier Sekuritas, Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan dalam risetnya.

Indo Premier mempertahankan proyeksi laba bersih ANTM pada 2025, 2026, dan 2027. “Kami tidak mengubah rekomendasi beli saham ANTM dengan target harga Rp 3.900, didukung oleh estimasi pertumbuhan EPS 2025 yang kuat sebesar 93% yoy, serta capaian laba yang lebih tinggi dibandingkan konsensus,” pungkas Ryan dan Reggie.

Di lain pihak, Verdhana menaikkan proyeksi laba bersih ANTM selama 2025-2027 berkisar 43-51%, yang bakal disokong bisnis nikel. Ini mendorong Verdhana menaikkan target harga saham ANTM menjadi Rp 4.500.

Verdhana juga memberikan kisi-kisi dividen ANTM, yakni yield 12%, karena perseroan tidak memiliki utang dan neraca sangat solid. Mengacu target harga Rp 4.500, dividen per saham ANTM bisa mencapai Rp 540.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 9 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 13 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 21 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 57 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia