Jumat, 15 Mei 2026

Derap Langkah Raja Panas Bumi PGEO, plus Arah Saham

Penulis : Jauhari Mahardhika
7 Sep 2025 | 18:03 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). (Foto: PGEO)
Ilustrasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). (Foto: PGEO)

JAKARTA, investor.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengoperasikan 1.933 MW atau 72,1% kapasitas nasional, menjadikannya sebagai pemimpin pasar di bisnis panas bumi Indonesia. Lantas, bagaimana prospek saham PGEO?

Didukung oleh 13 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), Pertamina Geothermal (PGEO) menargetkan kapasitas 1,5 GW pada 2030. Itu selaras dengan target RUPTL PLN dengan tambahan sebesar 5,2 GW energi terbarukan pada 2034.

“Indonesia kini berada di peringkat 2 global dengan kapasitas terpasang 2,3 GW dan potensi belum tergarap sekitar 23,7 GW,” tulis analis MNC Sekuritas, Christian Sitorus dalam risetnya, yang dikutip pada Minggu (7/9/2025).

ADVERTISEMENT

Indonesia memiliki cadangan panas bumi sekitar 27,79 GW atau 40% dari global, namun baru sekitar 10% yang dimanfaatkan. Pemerintah menargetkan 19% energi terbarukan pada 2025 melalui RUPTL, insentif fiskal, dan tarif yang mendukung.

Tarif tersebut yakni sebesar US$ 7,65-9,76 sen/kWh untuk listrik, US$ 4,48-6,6 sen/kWh untuk uap, dengan tarif lebih tinggi bagi proyek kecil atau terpencil.

Adapun produksi listrik Pertamina Geothermal diperkirakan tumbuh 7,9% dan 5,2% pada 2025 dan 2026 menjadi 5.211 GWh dan 5.480 GWh.

Pendapatan emiten berkode saham PGEO tersebut diproyeksikan naik 8,1% dan 10,8% menjadi US$ 440 juta dan US$ 487 juta, dengan laba bersih meningkat 3,8% dan 4,6% menjadi US$ 165 juta dan US$ 173 juta.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia