JP Morgan Jagokan 3 Sektor Saham di RI
Lebih lanjut, JP Morgan mengaku turut menyukai saham pertambangan, khususnya emas dan nikel. Harga emas diprediksi terus menanjak di atas US$ 3.000 per ons troi, didorong ketidakpastian geopolitik dan tren penurunan suku bunga global.
CEO & Senior Country Officer J.P. Morgan Indonesia, Gioshia Ralie menambahkan bahwa sektor nikel akan mendapatkan nilai tambah dari inisiatif pengembangan baterai untuk kendaraan listrik.
Di sisi lain, sektor konsumer juga masih cukup stabil dan bisa dimanfaatkan untuk saham sektor defensif. Saham-saham yang berhubungan dengan program pemerintah bisa dicermati, misalnya terkait properti atau mengenai program makan bergizi.
“Kita mengharapkan suku bunga turun, sehingga itu akan menstimulasi sektor-sektor saham di Indonesia untuk berekspansi lagi. Dan ini akan membawa stabilitas yang dapat membuat perusahaan bertumbuh,” ujar Gioshia.
JP Morgan Indonesia memproyeksi pasar saham domestik akan stabil hingga akhir 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di kisaran 7.500–8.000 sampai akhir tahun.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






