Anomali Saham GGRM HMSP Cs
JAKARTA, investor.id - Berbanding terbalik dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang tiba-tiba anjlok 1,28% ke level 7.765,85 per akhir perdagangan Senin (8/9/2025), saham tiga emiten rokok malah mendadak melesat. IHSG sendiri melorot di tengah reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo, salah satunya mengganti menteri keuangan.
Saham PT HM Samporna Tbk (HMSP) tiba-tiba melonjak di menit-menit akhir jelang penutupan dan akhirnya diparkir +17,76% ke Rp 630. Begitu juga dengan saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) +16,35% ke Rp 925, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 12,50% ke Rp 9.900.
Sebenarnya bila dilihar dari broker summary, saham HMSP cenderung seimbang antara akumulasi dan distribusi, saham WIIM condong didistribusikan, sedangkan saham GGRM lebih banyak diakumulasi.
Secara volume dan value, transaksi ketiga saham itu mengalami anomali, lebih besar dari sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (4/9/2025) pekan lalu, hanya 5,73 juta saham HMSP diperdagangkan, frekuensi 850 kali, dan nilai transaksi Rp 3,06 miliar. Sedangkan hari ini, 131,79 juta saham HMSP ditransaksikan, frekuensi 7.389 kali, dan nilai transaksi Rp 79,89 miliar.
Adapun pada 4 September, 691,3 ribu saham WIIM ditransaksikan, frekuensi 228 kali, dan nilai transaksi Rp 547,36 juta. Lantas hari ini, 19,62 juta saham WIIM diperdagangkan, frekuensi 2.167 kali, serta nilai transaksi Rp 17,48 miliar.
Lalu, GGRM hanya 1,05 juta saham ditransaksikan pada 4 September, frekuensi 1.039 kali, dan nilai transaksi Rp 9,16 miliar. Sedangkan hari ini, 4,85 juta saham GGRM diperdagangkan, frekuensi 3320 kali, lalu nilai transaksi Rp 45,21 miliar.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






