Siap-siap Laba PANI Melonjak Drastis
CBDK, yang dikenal dengan brand CBD PIK 2, merupakan pengembang kawasan real estate dengan lahan seluas 694 hektare di PIK 2. Sementara itu, PIK 2 sendiri merupakan proyek kota mandiri berkonsep smart city seluas 6.000 hektare yang dikembangkan Grup Agung Sedayu bersama Grup Salim.
Dari sisi kinerja, PANI membukukan laba bersih sebesar Rp 285,86 miliar pada semester I-2025, naik tipis 0,34% year on year (yoy) dibandingkan Rp 284,86 miliar pada periode yang sama 2024. Pendapatan usaha tercatat Rp 1,64 triliun atau tumbuh 22,18% yoy dari Rp 1,34 triliun.
Kontributor utama pendapatan berasal dari penjualan tanah dan bangunan sebesar Rp1,61 triliun, sementara pendapatan sewa menyumbang Rp 448,34 miliar. Namun, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp 680,07 miliar dari Rp 594,68 miliar pada semester I-2024, sehingga menekan pertumbuhan laba.
Secara fundamental, per Juni 2025, PANI memiliki total aset Rp 48,76 triliun, naik dari Rp 46,57 triliun pada Desember 2024. Adapun liabilitas tercatat Rp 19,32 triliun dan ekuitas Rp 29,43 triliun.
Dengan aksi korporasi akuisisi CBDK, PANI tidak hanya memperkuat struktur permodalan tetapi juga meningkatkan valuasi perusahaan. “Kenaikan kepemilikan di CBDK akan terkoreksi langsung ke profitabilitas PANI sesuai porsi ekuitasnya,” tegas Christy.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






