Jumat, 15 Mei 2026

Siap-siap Laba PANI Melonjak Drastis

Penulis : M. Ghafur Fadillah
10 Sep 2025 | 05:56 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi proyek PIK2 (PANI). Foto: Situs Web Perseroan
Ilustrasi proyek PIK2 (PANI). Foto: Situs Web Perseroan

JAKARTA, investor.id - Emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 memproyeksikan pertumbuhan laba bersih mencapai dua kali lipat setelah mengakuisisi mayoritas saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Aksi korporasi ini akan dibiayai melalui dana rights issue senilai Rp 16,12 triliun.

Corporate Secretary PANI Christy Grassela mengatakan penguatan kepemilikan saham di CBDK akan menjadi katalis positif bagi kinerja keuangan perseroan.

Net profit PANI pada Juni 2025 sebesar Rp 286 miliar. Dengan rencana rights issue III untuk mengakuisisi CBDK hingga 90%, kami proyeksikan laba bersih PANI tahun depan akan meningkat dua kali lipat,” ujar Christy dalam Public Expose LIve, Selasa (9/9/2025).

ADVERTISEMENT

Saat ini PANI tercatat menguasai 46% saham CBDK. Dengan tambahan akuisisi 44,1% saham yang dimiliki PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya, perseroan akan menjadi pemegang saham mayoritas CBDK dengan porsi maksimal 90%.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), PANI akan membeli masing-masing 22,05% saham dari Agung Sedayu dan Tunas Mekar Jaya. Dana transaksi berasal dari penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III, di mana perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,21 miliar saham baru.

“Dalam rangka meningkatkan nilai aset perseroan, maka PANI berencana melakukan penambahan penyertaan saham pada CBDK,” tulis manajemen.

Kenaikan Kepemilikan

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia