Jumat, 15 Mei 2026

Sebenarnya Ada Apa dengan Saham BBCA BMRI Cs?

Penulis : Thresa Sandra Desfika / M. Ghafur Fadillah
10 Sep 2025 | 06:30 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham melalui aplikasi. Investor Daily/David Gita Roza
Investor memantau pergerakan saham melalui aplikasi. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id - Saham 4 big banks berguguran pada perdagangan Selasa (9/9/2025) dengan net sell asing deras. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA terpuruk 2,27% ke Rp 7.525 di mana asing membukukan net sell mencapai Rp 2,1 triliun.

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) anjlok 4,01% ke Rp 4.310 dengan asing membukukan net sell Rp 1,37 triliun. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI melemah 2,82% ke Rp 3.790, asing net sell Rp 468,65 miliar. Dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI turun 2,39% ke Rp 4.080, asing membukukan net sell Rp 223,5 miliar.

Berdasarkan data pada aplikasi Indo Premier Sekuritas, dalam periode 2 Januari 2025 sampai 10 September 2025, saham BBCA membukukan net sell asing Rp 26,81 triliun, saham BMRI net sell asing Rp 15,22 triliun, saham BBNI net sell asing Rp 3,53 triliun, dan saham BBRI net sell asing Rp 1,52 triliun.

ADVERTISEMENT

Saham BBCA sendiri dalam periode year to date (ytd) ambles 22,22%, saham BMRI merosot 24,39%, saham BBRI anjlok 7,11%, dan saham BBNI tertekan 6,21%.

Aksi jual asing tercatat paling banyak di saham perbankan big caps, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Menurut Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, hal ini lebih karena faktor likuiditas, bukan fundamental. “Perbankan Indonesia masih solid dengan NIM tinggi, pertumbuhan kredit stabil, dan LDR sehat. Koreksi saat ini lebih bersifat sentimen,” jelas David.

Head of Research Korean Investment and Securities Indonesia, Muhammad Wafi menyebutkan, untuk jangka pendek bisa wait and see dulu, tapi jangka menengah-panjang ini kesempatan mencicil saham perbankan besar karena valuasinya sudah relatif murah.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia