Kamis, 14 Mei 2026

Saham Emiten Haji Isam Melejit 437%, Ada Kabar Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Sep 2025 | 07:30 WIB
BAGIKAN
Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) mulai sesi I tanggal 10 September 2025. Saham emiten Haji Isam ini sebelumnya kena suspensi sejak 29 Agustus 2025 karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

“Suspensi atas perdagangan saham Jhonlin Agro Raya (JARR) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 10 September 2025,” ungkap pengumuman Bursa Efek Indonesia, Rabu (10/9/2025).

Meski suspensi dibuka, saham Jhonlin Agro Raya (JARR) masuk dalam papan pemantauan khusus full call auction (FCA) efektif per 10 September 2025.

ADVERTISEMENT

Pada perdagangan 28 Agustus 2025, sebelum disuspensi, saham emiten sawit Haji Isam ini melonjak 24,72% ke Rp 1.665. Dalam satu bulan terakhir, saham berkode JARR melejit 164,29%. Dan meroket 437,10% untuk periode year to date (ytd).

Emiten sawit Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) membukukan lonjakan laba bersih signifikan untuk periode sepanjang semester I-2025 atau enam bulan pertama tahun ini. Dalam laporan keuangan per 30 Juni 2025, Jhonlin Agro berhasil mencetak laba bersih mencapai Rp 160,39 miliar. Angka tersebut melonjak 82,5% dari Rp 87,84 miliar pada periode yang sama tahun 2024.

Laba per saham JARR juga ikut terkerek ke Rp 17,38 per saham hingga akhir Juni 2025. Bandingkan dengan raihannya di semester I-2024 yang berjumlah Rp 9,52 per saham. Lonjakan laba bersih Jhonlin Agro Raya ditopang oleh penjualannya sebesar Rp 2,04 triliun di semester pertama tahun ini. Meningkat dari Rp 1,71 triliun di enam bulan pertama tahun 2024 lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 14 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 31 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia