Harga Emas Bisa Sentuh US$ 3.800? Ini Skenarionya
“Kita telah melihat kurva imbal hasil menanjak, tetapi kita belum melihat sisi belakang berperilaku buruk,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa "Ada beberapa volatilitas dalam imbal hasil jangka panjang, tetapi pemerintah belum kehilangan kendali.
Faktor ketiga yang diperhatikan Prior adalah pergerakan nilai Dolar AS. Ia mengatakan, dampak ekonomi dari kebijakan tarif impor telah melemahkan peran Dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia, yang menguntungkan emas.
“Saya optimistis terhadap emas, tetapi saya melihat keuntungan terbatas jika kita hanya mendapatkan beberapa penurunan suku bunga. Kecuali kita mulai melihat dua faktor lainnya berkembang, saya rasa emas tidak akan naik secara eksponensial menuju US$ 4.000," imbuh Prior.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






