Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Data Inflasi AS
Pasar kini memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan depan. Bahkan, terdapat peluang kecil pemangkasan lebih agresif 50 bps, menurut CME FedWatch Tool.
Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung emas sebagai aset non-bunga.
Di sisi lain, harga logam mulia lainnya juga bergerak terbatas. Perak turun 0,1% ke US$ 41,10 per ons, platinum melemah 0,2% ke US$ 1.383,50, sementara paladium relatif stabil di US$ 1.173,45.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Market
7 menit yang lalu
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market
11 menit yang lalu
Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business
1 jam yang lalu
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market
1 jam yang lalu
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market
2 jam yang lalu
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia
2 jam yang lalu






