Jumat, 15 Mei 2026

BBRI Masuk Radar Cuan

Penulis : Jauhari Mahardhika
14 Sep 2025 | 11:13 WIB
BAGIKAN
Kantor BRI (BBRI). (Foto: BRI)
Kantor BRI (BBRI). (Foto: BRI)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI masih menjadi fokus para pemodal. KB Valbury Sekuritas mengungkapkan analisisnya guna mengoptimalkan cuan saham BBRI, apabila pemodal hendak trading pada perdagangan Senin (15/9/2025).

KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi trading buy untuk saham BBRI. Target harga harian sebesar Rp 4.270. Pemodal bisa masuk di kisaran harga Rp 4.120-4.180 (entry price).

Secara teknikal, level resistance (batas atas) saham BBRI di Rp 4.270, sedangkan level support (batas bawah) Rp 4.120. “Waspada jika harga menembus Rp 4.120. Stop loss di level Rp 3.970,” tulis KB Valbury Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (14/9/2025).

ADVERTISEMENT

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/9/2025), saham BBRI menguat 2,45% ke level Rp 4.180. Dalam sepekan terakhir, BBRI telah naik 4,5% dan sebulan melejit 9,7%. Selama periode year to date (ytd), saham BBRI terangkat 2,45%.

Target Harga Selanjutnya 

Sementara itu, kinerja BRI (BBRI) membaik pada Juli 2025, kendati laba bersih masih turun. Analis masih mempertahankan rekomendasi positif terhadap saham BBRI.

Berdasarkan catatan CLSA, laba bersih BBRI turun 38% secara bulanan menjadi Rp 3,79 triliun pada Juli 2025. Namun, penurunannya lebih rendah dari Juni yang mencapai 69%.

“Per Juli 2025, laba bersih BBRI turun 9% menjadi Rp 28,6 triliun, setara 50% dari estimasi setahun penuh CLSA dan konsensus analis. Kontribusi kinerja bank only BBRI terhadap laba bersih mencapai 94%,” tulis CLSA dalam risetnya.

Per Juli 2025, pertumbuhan kredit BBRI mencapai 5,3% secara tahunan dan 4,2% secara year to date menjadi Rp 1.267 triliun. Manajemen BBRI memprediksi pertumbuhan kredit tahun ini berkisar 6-7%, di bawah panduan resmi 7-9%.

CLSA masih mempertahankan rekomendasi outperform saham BBRI dengan target harga Rp 4.750. Saham BBRI kini diperdagangkan dengan PBV 2025 sebesar 2 kali.

Di lain pihak, KB Valbury Sekuritas melakukan evaluasi ulang terhadap saham BRI (BBRI) secara menyeluruh dengan menggunakan berbagai metodologi yang kuat, termasuk gordon growth model (GGM), dividend discount model (DDM), single stage fair PB, dan rolling PB.

KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham BBRI. Target harga saham BBRI berbasis gordon growth model (GGM) sebesar Rp 4.470.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 7 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 17 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia