Kans Emas Cetak Rekor Baru
JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia diperkirakan terus menguat dan berpotensi menembus rekor baru di level US$ 3.700 per ons troi pada pekan depan. Kenaikan ini didorong oleh spekulasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan fungsinya sebagai aset safe haven.
Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha mengatakan tren kenaikan harga (bullish) emas saat ini dipicu oleh data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lesu. Laporan data tenaga kerja yang melemah, serta melunaknya indeks harga produsen (PPI), memperkuat ekspektasi The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 16-17 September ini.
“Jika momentum bullish bertahan, emas berpotensi menguat menuju level sekitar US$ 3.700 pekan depan. Level ini menjadi target utama pelaku pasar di tengah pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi,” ujar Andy dalam risetnya, Minggu (14/9/2025).
Meski demikian, Andy mengingatkan potensi koreksi tetap terbuka jika emas berbalik arah (reversal) dan menembus titik kunci di US$ 3.430. Harga bisa turun hingga ke level US$ 3.350 per ons troi.
Menurutnya, tekanan koreksi dapat muncul jika data inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan. Jika inflasi tetap tinggi, The Fed bisa lebih berhati-hati memangkas suku bunga. “Akibatnya Dolar AS berpotensi kembali menguat, sehingga menekan harga emas,” jelas Andy.
Saat ini, perhatian pasar global tertuju pada data inflasi AS, baik Indeks Harga Konsumen (CPI) maupun PPI, serta laporan klaim pengangguran. Data-data ini akan sangat menentukan arah kebijakan The Fed dan pergerakan emas dalam jangka pendek.
Secara teknikal, analisis menunjukkan tren penguatan emas masih dominan. Kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average mengindikasikan tren bullish tetap terjaga.
Mengutip Bloomberg, harga emas internasional berada di posisi US$ 3.643 per ons troi pada Jumat (12/9/2025), mendekati rekor tertinggi sebelumnya di US$ 3.646. Sementara itu, harga emas batangan Antam juga mencetak rekor baru dengan menyentuh Rp 2.095.000 per gram pada Minggu (14/9/2025).
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






