BEI Suspensi 6 Saham, Buka Gembok 2 Saham
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara terhadap enam saham dan membuka gembok dua saham pada perdagangan, Senin (15/9/2025).
BEI melakukan suspensi terhadap saham-saham di antaranya emiten PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), PT First Media Tbk (KBLV), PT Pakuan Tbk (UANG), PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV), PT Lion Metal Works Tbk (LION), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan bahwa suspensi dilakukan karena terjadi peningkatan harga saham kumulatif yang signifikan.
Suspensi enam saham tersebut berlaku mulai hari ini, Senin (15/9/2025) di pasar reguler dan pasar tunai sampai waktu yang belum ditentukan.
“Tujuan dari kebijakan BEI ini adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (12/9/2025).
Menurutnya, penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya.
Baca Juga:
Saham CDIA Diborong"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan," tambahnya.
Sementara itu, BEI juga membuka gembok suspensi dua saham di antaranya PT Voksel Electric Tbk (VOKS) dan PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), mulai perdagangan sesi I, Senin (15/9/2025).
Yulianto mengatakan bahwa dengan dibukanya suspensi dua saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Senin (15/9/2025).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






