Minggu, 21 Juni 2026

Petunjuk Saham BBCA

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Sep 2025 | 07:12 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA melemah 1,91% ke Rp 7.700 pada perdagangan Kamis (18/9/2025). Artinya, tiga hari bursa berturut-turut saham BCA ini selalu diparkir di zona merah.

Sebanyak 275,38 juta saham BBCA ditransaksikan, frekuensi 86.581 kali, dan nilai transaksi Rp 2,13 triliun. Saham ini banyak didistribusikan, hingga asing pun membukukan net sell mencapai Rp 838,87 miliar.

Dalam periode tahun berjalan alias year to date (ytd), saham BBCA anjlok 20,41% dengan net sell asing mencapai Rp 28,57 triliun.

ADVERTISEMENT

Per akhir sesi I kemarin, valuasi saham BCA lagi murah dibandingkan biasanya. Berdasarkan data aplikasi Stokcbit Sekuritas, rasio price to book value (PBV) BBCA di 3,64 kali dan price earning ratio (PER) 16,71 kali (TTM). Angka-angka itu di bawah -2 PBV standar deviation dan -2 PE standard deviation rata-rata 5 tahun terakhir yakni masing-masing 3,94 kali dan 18,83 kali.

Sementara itu, MNC Sekuritas menyebutkan saham BBCA terkoreksi 1,91% ke 7.700 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. ”Kami perkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave Y,” sebut broker tersebut.

MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham BBCA untuk Jumat (19/9/2025) di kisaran 7.175-7.525. Target harganya 8.175 lalu 8.500. Dan stoploss di bawah 7.000.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia