Sabtu, 20 Juni 2026

Saham BBCA Melawan Arus, Bisa ke Sini Harganya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
19 Jun 2026 | 12:56 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi BCA (BBCA). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA diserok investor asing pada sesi I perdagangan Jumat (19/6/2026).

Mengacu data BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) per jeda siang ini, saham Bank Central Asia membukukan net buy asing dari segi volume 12,98 juta saham atau dengan kisaran nilai Rp 80,24 miliar.

Saham BBCA malah dilahap saat indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,73% di akhir sesi pertama ke level 6.127 dan investor asing membukukan net sell di pasar saham Bursa Efek Indonesia (BEI) Rp 1,40 triliun.

ADVERTISEMENT

Harga saham BCA sendiri melawan arus pasar dengan menghijau 1,65% ke Rp 6.175. Sebanyak 94,78 juta saham Bank Central Asia ditransaksikan, frekuensi 18.422 kali, dan nilai transaksi Rp 586,09 miliar.

CGS International Sekuritas sebelumnya memang melihat peluang saham BCA bisa menguat hari ini setelah terpeleset 3,19% pada Kamis (18/6/2026) kemarin. Broker efek tersebut menghitung pivot BBCA di 6.142 dengan resistance pertama di 6.208 serta resistance kedua 6.342.

Adapun support pertama saham BCA untuk perdagangan Jumat (19/6/2026) pada level 6.008 dan support kedua 5.942.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 8 menit yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 28 menit yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
International 43 menit yang lalu

Israel Serang Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran kembali tutup Selat Hormuz usai Israel serang Lebanon, ancam kesepakatan damai dengan AS dan picu krisis energi global.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 2 jam yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia