Fenomena Saham Receh Lari Ribuan Persen
Setelah itu saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) terbang 2.627% dari Rp 11 ke Rp 300. Dalam paparan publik insidentil perseroan baru-baru ini ditegaskan bahwa Morris Capital Indonesia akan masuk dengan menyerap 57% saham dan akan menjadi pengendali baru.
Selanjutnya saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) melaju 1.587% dari Rp 8 ke Rp 135. Diamond Citra Propertindo baru menggelar papar publik tahunan pada 4 September 2025. Dalam kesempatan tersebut, Direktur DADA Bayu Setiawan mengungkapkan bahwa fluktuasi harga saham merupakan hasil dari mekanisme pasar yang dinamis dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran.
Bayu juga menambahkan bahwa potensi masuknya investor lokal maupun asing tentunya menjadi langkah positif yang sejalan dengan strategi pengembangan jangka panjang perusahaan. “Namun demikian belum ada informasi material yang wajib diumumkan,” katanya dikutip dari laporan paparan publik DADA.
Kemudian saham PT Leyand International Tbk (LAPD) melonjak 1.088% dari Rp 18 ke Rp 214. LAPD juga bakal diakuisisi oleh PT JSI Sinergi Mas dengan penguasaan 51% saham nantinya.
Lalu kelima adalah saham PT Bumi Teknolkultura Unggul Tbk (BTEK) ngacir 1.066% dari Rp 3 perak ke Rp 35. Namun saham BTEK melaju saat pengendalinya yakni Golden Harvest Cocoa Ltd menambah kepemilikan dari 29,51% menjadi 41,59% saham.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






