Jumat, 15 Mei 2026

BERITA POPULER: Strategi Cuan Saham GGRM hingga Harga Emas Perhiasan Menjulang Tinggi

Penulis : Indah Handayani
30 Sep 2025 | 05:11 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Gudang Garam. (Perseroan)
Ilustrasi Gudang Garam. (Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Senin (29/9/2024):

1. Siap-siap Saham Gudang Garam (GGRM)

Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) masih menjadi salah satu pusat perhatian para pemodal. KB Valbury Sekuritas mengungkapkan analisisnya guna mengoptimalkan cuan saham GGRM, bila pemodal berencana trading pada perdagangan Senin (29/9/2025).

KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi trading buy untuk saham GGRM beserta target harga harian dan entry price.  

ADVERTISEMENT

Pada perdagangan Jumat (26/9), saham GGRM ditutup naik 3,3% ke level Rp 14.625. Dalam sepekan terakhir, GGRM melonjak 34,1% dan sebulan melesat 64,79%. Selama year to date (ytd), saham GGRM meningkat 10,1%.

2. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Senin 29 September 2025

Harga emas perhiasan mengalami perubahan berdasarkan perkembangan pasar global dan nilai tukar rupiah. Harga emas perhiasan Senin (29/9/2025), serentak melonjak tajam.

Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.

Simak daftar harga emas perhiasan berdasarkan data Laku Emas, Raja Emas Indonesia, dan Hartadinata Abadi dalam berbagai kadar karat di sini.

3. Mencuat Kabar 4 Perusahaan Besar Mau IPO

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan sebanyak 11 perusahaan berada dalam pipeline pencatatan saham perdana (IPO) hingga 26 September 2025. Dari jumlah tersebut, empat perusahaan beraset besar di atas Rp 250 miliar. Sedangkan tujuh lainnya beraset menengah Rp 50–250 miliar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, 11 calon emiten tersebut berasal dari beragam sektor, yaitu dua perusahaan barang baku, dua industri, dua transportasi dan logistik, dua keuangan, satu barang konsumen nonprimer, satu barang konsumen primer, serta satu teknologi.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan target IPO perusahaan kakap skala lighthouse IPO guna meningkatkan kapitalisasi pasar free float. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menjelaskan bahwa BEI mendefinisikan lighthouse IPO sebagai penawaran umum perdana saham dengan nilai kapitalisasi pasar di atas Rp 3 triliun dan free float minimal 15% atau nilai free float sebesar Rp 700 miliar.

4. Saham Bumi Resources (BUMI) Mengarah ke Batas Atas

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berpotensi melanjutkan penguatan ke level resistance (batas atas), menurut BRI Danareksa Sekuritas. Begini teknisnya agar pemodal dapat memaksimalkan cuan di saham BUMI.

BRI Danareksa Sekuritas dalam catatannya, Senin (29/9/2025), merekomendasikan buy saham BUMI dengan target harga Rp 164-174 (swing trade). Swing trade berarti dalam hitungan beberapa hari ke depan. Karena itu, pemodal bisa memanfaatkan ayunan harga saham BUMI. Simak ulasan lengkapnya.

5. CDIA Diprediksi Bisa ke Rp 3.000

Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) kembali menguat 1,98% ke Rp 1.805 per pukul 11.32 WIB perdagangan Senin (29/9/2025). Pada perdagangan 25 dan 26 September 2025 pekan lalu, saham emiten konglomerat Prajogo Pangestu ini juga selalu hijau masing-masing +0,30% dan +4,42%.

Phintaco Sekuritas menyebutkan bahwa saham CDIA berpeluang uji strong resistance 2.000. “Jika mampu breakout dari area tersebut, menjadi konfirmasi bullish continuation. Volume yang konsisten solid sejalan dengan indikasi tersebut,” sebut Phintraco Sekuritas dalam ulasan teknikalnya, Senin (29/9/2025).

  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia