Harga Emas Dekati Puncak, Didukung Potensi Shutdown Pemerintah AS
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia kembali mendekati rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada perdagangan Selasa (30/9/2025). Kenaikan ini didukung kekhawatiran pasar terhadap potensi penutupan pemerintah (government shutdown) Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari CNBC Internasional, penguatan harga emas juga ditopang data ketenagakerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, yang memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
Harga emas spot naik 0,66% menjadi US$ 3.845,96 per ounce, pulih dari pelemahan sebelumnya di sesi perdagangan AS. Pada perdagangan Asia, harga emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa baru di US$ 3.871,45 per ounce.
“Emas kembali menunjukkan ketahanan luar biasa, dengan cepat bangkit dari tekanan setelah data lowongan kerja (JOLTs) AS yang mengecewakan. Data tersebut tidak akan menghalangi peluang pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan,” ujar analis independen logam mulia Tai Wong.
Wong menambahkan, ketidakpastian akibat potensi shutdown pemerintah AS semakin memperkuat sentimen beli emas.
Data terbaru menunjukkan lowongan pekerjaan di AS hanya meningkat tipis pada Agustus, sementara tingkat perekrutan justru menurun. Kondisi ini mencerminkan pasar tenaga kerja yang melemah, sehingga memberi ruang bagi The Fed untuk kembali memangkas suku bunga pada pertemuan Oktober mendatang.
Menurut CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang 97% terjadinya pemangkasan suku bunga pada Oktober. Dalam kondisi ketidakpastian dan suku bunga rendah, emas, yang tidak memberikan imbal hasil, cenderung menjadi aset lindung nilai yang diminati.
Sepanjang September, harga emas telah melonjak 11,5%, menuju kenaikan bulanan terbesar sejak Agustus 2011. Secara kuartalan, harga emas tercatat naik 16,4%. Dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, harga emas telah naik 46,46%. Sedangkan secara year to date, logam mulia ini telah melonjak 47,47%.
Dibayangi Shutdown Pemerintah AS
Pemerintah AS kini bersiap menghadapi potensi shutdown karena kebuntuan politik antara Partai Republik dan Demokrat, yang kemungkinan gagal mencapai kesepakatan sebelum tenggat pendanaan tengah malam.
“Jika shutdown pemerintah berlangsung lama, dampaknya akan negatif bagi ekonomi AS. Hal ini akan mendorong The Fed melakukan pelonggaran kebijakan, yang tentu menjadi katalis positif bagi emas,” kata Analis TD Securities, Bart Melek.
Departemen Tenaga Kerja AS bahkan menyatakan akan menghentikan rilis data resmi, termasuk laporan ketenagakerjaan bulanan pada Jumat (3/10/2025) mendatang, jika shutdown pemerintah benar-benar terjadi.
Selain emas, harga perak spot turun 1,1% menjadi US$46,42 per ounce, meski masih membukukan kenaikan 17% sepanjang September. Platinum terkoreksi 2,7% ke US$1.576,75 per ounce, sementara paladium melemah 1,5% ke US$1.249,37 per ounce.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






