Jumat, 15 Mei 2026

Harga Bitcoin (BTC) Tergelincir, Risiko Shutdown Pemerintah AS Menghantui

Penulis : Indah Handayani
1 Okt 2025 | 06:32 WIB
BAGIKAN
Kripto. (Pixabay)
Kripto. (Pixabay)

Kondisi shutdown pemerintah AS diperkirakan akan menunda penyusunan aturan baru industri kripto, termasuk proses pengajuan dan perdagangan exchange-traded fund (ETF) yang terkait aset digital seperti Solana (SOL) dan Litecoin (LTC).

Meski masyarakat masih bisa menyampaikan komentar pada rancangan aturan yang terbuka, kecil kemungkinan ada pejabat yang akan meninjau umpan balik tersebut selama shutdown pemerintah AS.

Di sisi legislatif, pembahasan RUU struktur pasar kripto juga tertunda. Komite Perbankan Senat AS sudah menunda rapat markup yang semula dijadwalkan pekan ini menjadi Oktober. Sementara itu, Komite Pertanian Senat belum merilis draf rancangan aturan. Hanya Komite Keuangan Senat yang tetap berencana menggelar rapat pada Rabu untuk membahas isu pajak kripto.

Menurut laporan Bitfinex, shutdown juga akan menghentikan publikasi data ekonomi penting seperti laporan ketenagakerjaan dan inflasi konsumen (CPI). Hal ini berpotensi meningkatkan volatilitas di berbagai kelas aset, termasuk kripto.

“Pada setiap puncak siklus, lebih dari 90% transaksi koin dilakukan dalam kondisi untung. Ini sinyal kuat distribusi luas,” tulis analis Bitfinex.

Analis Bitfinex menilai, pasar kripto baru saja melewati fase puncak ketiga dan kemungkinan besar akan masuk periode konsolidasi. “Polarisasi politik yang dalam, defisit fiskal yang meningkat, dan rapuhnya ekonomi global membuat pasar lebih rentan terhadap guncangan,” tambah laporan tersebut.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia